a

Fanpage



Instagram



Senin, 22 Agustus 2016

Life is A Chain of Tests (Hidup adalah Rangkaian Ujian)

SM3T Unnes


Oleh: Novita Arum Sari
14 Maret 2016

            “Dan sesungguhnya, akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar (Alquran 2:155)”



Setiap Senin, Rabu, dan Kamis sore aku dan temanku membantu Ibu Fatimah mengajar TPA di masjid Nurul Yaqin Menjalin. Anak-anak berlarian kesana kemari riang penuh canda tawa. Aku senang melihat wajah-wajah polos mereka. Kadang, bertemu mereka bisa mengobati lelah. “Budak kecik” (anak kecil) sebut saja namanya Senja, senyumnya selalu merekah tulus. Mata yang selalu berbinar penuh kepolosan. Andai saja waktu tidak membuat kita tua, menjadi seusia mereka selamanya akan mendamaikan.

Dari bu Fatimah, aku mendapatkan cerita tentang Senja. Senja adalah seorang yatim. Ayahnya meninggal beberapa tahun lalu karena kanker, ibunya berjuang mencari nafkah di Kabupaten tetangga, jangan dibayangkan jika di kalimantan jarak antara kabupaten hanya 1-2 jam saja. Nun jauh dari ibunya, Senja tinggal di Menjalin bersama neneknya, satu-satunya tumpuan yang ada disampingnya.
 
Suatu sore Senja bertanya “Bu guru, hari ini berbayar kah? Senja tak bawa uang, barang nenek tak punya uang.”

Seketika, sesak rasanya nafas, tercekik rasanya leher, tertampar rasanya kufurku.
Dengan ekspresi yang sulit kugambarkan aku menjawab “tak ape tak bayar yang penting rajin-rajin jak ngajinya.”

“ohh…. Iyalah bu” sambil meringis Senja berlalu.

Setiap bulan, memang ada iuran seikhlasnya bagi orang tua untuk memenuhi beberapa sarana kami untuk belajar, dan tidak diwajibkan bagi mereka yang kurang mampu. Sehingga, orang tua tidak merasa diberatkan dalam iuran bulanan tersebut, dan semua anak-anak bisa belajar mengaji.

Cerita Senja ini, semoga bisa mengingatkan kita, semua apa yang kita punyai sekarang, syukurilah, mungkin tidak banyak, tapi mungkin ada orang-orang diluar sana yang bermimpi memilikinya, belajar menyadari bahwa yang kita punyai sekarang sejatinya bukanlah milik kita.

“Kebahagiaan yang kita rasakan merupakan ujian syukur, sedang kesulitan yang kita alami saat ini adalah ujian sabar.” Salam MBMI.

Tentang Kami

SM-3T V UNNES
Kab. Landak, Kalimantan Barat

SM-3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. SM3T adalah program pemerataan pendidikan pemerintah. Kami putra-putri Universitas Negeri Semarang mengabdikan diri untuk SM-3T Kelima di Kab. Landak, Kalimantan Barat.

0 komentar: