Oleh: Mudrikah Arha Farika
12
Maret 2016
Heh, sedang apa? Aku sedang melihatmu dari belakang,
nyatanya aku lebih suka menerkamu dari sini, di kepalaku, halaaah unsure
emotikon. Seharian ini aku sedikit lelah Alfa. Aku sekarang lagi di basecamp.
Pagi pukul 05.00 aku berangkat balik kampung, Berinang Manyun. Sekitar pukul
07.00 aku mampir sarapan bubur yang ada teri dan telur rebus di Darit. Ibu
penjual bubur itu ngajakin ngobrol. Entah (entaaaaah beeh, meemaang, aok aok XD)
sebenar-benarnya apa yang dibicarakan, bukan bermaksud tidak mendengarkan,
hanya saja terkadang enggak ngerti apa yang dia bicarakan. Iya memang beberapa
kali aku mampir ke warung ibu penjual bubur itu. Ibu penjual bubur itu
menawarkan aku untuk tinggal dirumahnya, atau aku bisa menginap kalau kemalaman
dijalan, baik sekali ya?.
Setelah makan aku melanjutkan perjalanan ke Berinang
Manyun. pukul 07. 58 sampai di sekolahan. Ramai. Sepi juga. Aku harus mengajar
mereka sendirian (lagi). Kamu tau apa asiknya jadi guru SM-3T Alfa? Aku bisa mengajar satu
sekolahan sendirian (halah, lagi lagi sendirian, katanya two is better than
one) , mengajar kelas rangkap, dalam satu waktu aku harus mengajar 3 kelas dan
ruang yang berbeda. Masuk jam pelajaran, masuk kelas VII, berdoa, memberi
salam,kemudian aku mengajak mereka ke perpustakaan, pelajaran bahasa indonesia
aku kasih tugas mereka untuk membaca dan menceritakan apa isi cerita dalam
buku. Masuk kelas VIII, berdoa, memberi salam, membagi kertas, pelajaran
matematika, aku kasih tugas latihan soal-soal, mereka mengerjakan secara
kelompok. Masuk kelas IX, berdoa, memberi salam, membagi kertas, pelajaran IPA,
aku kasih tugas latihan soal-soal ujian, mereka mengerjakan secara berkelompok.
Ke perpustakaan, ke kelas VIII, ke kelas IX, ngajar ini itu , ngomong ini itu,
kesana kesini kesitu, begitu terus sampai jam istirahat dan jam berikutnya.
Pukul 11.00, mendung, kapur abis. Anak-anak minta di
pulangkan. Memang kalau disekolah memperbolehkan pulang kalau mendung. Dulu
pernah aku tidak memperboleh mereka pulang, mereka kehujanan dijalan, buku dan
baju mereka basah, aku merasa bersalah. Lagian kalaupun lanjut pelajaran udah
enggak ada kapur. Enggak ada signal, enggak ada arus listrik, enggak ada guru,
enggak ada buku, enggak ada kapur udah gitu yang paling enggak enak enggak ada
kamu, syedih. Seminggu ini aku enggak pulang kerumah umak, tadi aku juga
langsung balik ke Ngabang. Aku lagi seneng dijalan bareng ultraman, enggak tau
kenapa. Nyatanya kalau dijalan aku bisa mikirin kamu, ngobrol sama ultraman,
bengong, bernapas, nyanyik nyayik, diem sambil bernapas, mikirin kamu lagi, ku
pikir nyenengin.
Pukul 14.00 aku nyampe basecamp, diem bentar, makan,
ngopi, ngobrol sama temen-temen, nonton film, trus tidur sampai sore sambil
bernapas. Bangun tidur, ngobrol lagi sama temen temen, makan di angkringan
sambil ngobrol lama, ngantuk, pulang, dan sekarang ngetik ini sambil dengerin
quiet – Jason Mraz . Setelah ini aku mau tidur. Besok libur. Aku mau tidur,
tidur lama sambil bernapas.


0 komentar:
Posting Komentar