a

Fanpage



Instagram



Selasa, 31 Mei 2016

Petualanganku..

SM3T Unnes
20 Maret 2016


Mendaki gunung, lewati lembah…
Sungai mengalir indah ke samudra…
Besama kakak, bertualang…



Sudah seperti Ninja Hatori saja, setiap hari melakukan perjalanan jauh untuk mencari kitab suci yang dipimpin oleh Biksu Tong haha ceritanya nglantur kemana-mana…pokoknya intinya sama-sama mendaki bukit dan lembah yang tinggi dan indah. Sepanjang jalan bernyanyi “naik-naik ke Dusun Ompeng tinggi-tinggi sekali, kiri-kanan kulihat saja banyak karet dan sawit, sampai sana disambut cibi (babi) sungguh senang sekali…haha”. Aku akan menceritakan petualanganku 2 minggu ini mendaki bukit cantik yang berjumlah 7 (Cuma yang tinggi yang dihitung). Pasukan mendaki diketuai langsung sama bapak kepala sekolah, yakin kali ini aku salut sekali karena bapak kepala sekolah mau berjalan kaki ±6 km bersama kami. Biasanya kepala sekolah dan guru apalagi di pedalaman sepeti ini pasti malas berangkat ngajar kalau malam maupun pagi hari hujan turun. Tapi bapak kepala sekolah justru dengan senang hati mengawal kami, hehe apa mungkin takut anaknya hilang di tengah hutan?? Apapun alasannya bapak tetap jozz pokoknya.

Petualanganku selalu dimulai jam 06.00 start dari rumah (kadang lebih dikit), dan diperkirakan sampai sekolah jam 07.30 (kadang telat dikit, tapi kata bapak tidak apa telat dikit yang penting sudah niat beangkat buat ngajar anak-anak). Sepanjang jalan kami bepapasan dengan anak-anak SMP dan SMA yang kebetulan dari desa tempat kami mengajar dan mereka bersekolah di Kecamatan. Mereka selalu menghadang kami untuk sekedar hormat dan bersalaman kepada kami (kebiasaan di sini sebelum besalaman mereka akan hormat terlebih dahulu). Tak jarang pula kami dan anak-anak berteduh bersama di bawah pohon entah apa namanya di simpang 4 (menurutku tidak ada simpangnya kaena yang ada hanya jalan setapak untuk ke ladang). Sering kami bertukar cerita untuk mengurangi rasa letih sambil berbagi bekal yang saya bawa dari rumah. Salut juga sama mereka setiap hari harus berjalan ± 1,5jam mungkin kalau siang bisa 2 jam untuk sampai ke sekolah dengan jalan berliku, berbukit, dan sangat licin.



Selain sama anak-anak sering juga kami berpapasan dengan warga yang mau ke Bale (kecamatan), mereka secara berbondong-bondong sekeluarga berjalan beriringan untuk menuju kecamatan. Maklum kalau sudah hujan, jalan yang biasanya bisa dilewati dengan motor lumpuh total karena licin dan merekat, jadi mau tidak mau harus jalan kaki untuk melewatinya. Mungkin untuk yang sudah terbiasa menganggap dekat dan enteng, tapi buat kita yang pemula awalnya terasa berat, satu dua hari berjalan mungkin masih kuat tapi kalau 2 minggu berturut-turut jalan kaki sangat-sangat luar biasa rasanya. Sepanjang jalan teriak-teriak, nyanyi-nyanyi, curhat sana-sini, menghayal lagi di jawa, menghayal makanan dan minuman yang enak-enak, dan bertingkah sesuka hati kami (sekalipun ada bapak kepala sekolah kami cuek, hehe) begitulah cara kami mengusir rasa lelah, rasa bosan saat berpetualang. Sering juga kami berdiri di bukit tertinggi dan berteriak memanggil nama bapak dan ibuk, cara ini kami lakukan untuk melepas rindu kepada mereka. Pernah NGELUH?? Jujur IYA, Penah NANGIS di jalan?? Jujur IYA.. tapi itu diawal, di hari-hari pertama kami berjalan kaki. Justru kami sekaang lebih memilih jalan kaki dari pada harus jungkir balik naik BEJO. Sekarang bahkan kami lupa caranya menangis, sepanjang jalan kami selalu ketawa, jatuh terpeleset, keprosok diparit, jungkir balik naik BEJO, hampir nyebur jurang-pun kami malah tertawa. Semua itu sekarang terlihat lucu karena tak ada gunanya buat dibikin susah. Intinya nikmati setiap prosesnya, jalani dengan sabar dan ikhlas, dan lakukan dengan sepenuh hati.. pasti kamu akan bahagia melalui semuanya..

Tentang Kami

SM-3T V UNNES
Kab. Landak, Kalimantan Barat

SM-3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. SM3T adalah program pemerataan pendidikan pemerintah. Kami putra-putri Universitas Negeri Semarang mengabdikan diri untuk SM-3T Kelima di Kab. Landak, Kalimantan Barat.

0 komentar: