a

Fanpage



Instagram



Minggu, 10 Januari 2016

“Sepenggal cerita dari saya seorang PEMIMPI”

SM3T Unnes
Oleh : Vita Virgawati
2 Januari 2016


        Sebelumnya, saya mungkin harus minta maaf untuk beberapa pihak yang mungkin kurang berkenan dengan tulisan saya.. SM3T.. mungkin alasan saya mengikuti program ini agak sedikit berbeda dengan kawan-kawan yang lain. Mungkin teman-teman mengikuti program ini adalah untuk belajar menjadi guru professional dan menjadi pribadi yang lebih baik. Tapi saya mengikuti program ini adalah, untuk membalas kebaikan Tuhan selama ini, dan saya merasa belum bisa berguna untuk siapapun selama ini, kenapa SM3T? karena di daerah 3T lah banyak mimpi-mimpi yang bergantung, yang mungkin harus disemai dan diwujudkan menjadi nyata. Meskipun dari masa saya masih kuliah saya selalu mengatakan tidak ingin menjadi guru jika orientasi saya masih uang, karena bagi saya guru itu pendidik, manusia paling mulia dan paling tulus.. meskipun sekarang saya mengajar dan bergelar S.Pd tapi bagi saya kata “GURU” masih belum layak saya sandang..

       Bagi saya SM3T adalah pelarian, pelarian dari rasa nyaman, pelarian dari mimpi-mimpi saya, pelarian dari kehedonan pulau jawa, dimana orang-orang rela membayar mahal untuk secangkir kopi pahit yang akrab disebut Americano.. kehidupan di sini sungguh berbanding terbalik, alamlah yang menjadi tempat bergantung bagi penghidupan mereka.. sungguh pepatah ini begitu nyata “Ketika ikan terakhir dipancing, pohon terakhir ditebang, sungai-sungai telah teracuni, barulah orang sadar uang tak bisa dimakan”. Terbelalak aku ketika melihat gundukan tanah kuning yang berkelok-kelok dan tertanam puluhan, mungkin ribuan bibit sawit.. oke mungkin sebentar lagi hutan Kalimantan tinggal cerita..


Bagaimana dengan mereka???
Yang menggantungkan mimpi mereka di balik rindang hijau hutan Kalimantan??
Yang ingin mengubah penghidupan mereka??
Yang menjadi cikal bakal pilar-pilar Indonesia..
Dalam pikirku terbayang..
Tapak jejak kecil penuh mimpi
Penuh haru dalam binar mataku
Mimpi besarku, mimpi mereka
Sesampai di sini, mungkin aku sedikit kecewa
Mereka tak bermimpi, tak bercita-cita
Seperti tersungkur aku saat itu..
Apa aku terlalu memaksa mereka untuk bermimpi??

       Sekarang tugasku adalah merubah mereka.. mereka harus bermimpi, mereka harus bercita-cita.. mereka yang membantuku merubah diriku.. merubahku menjadi seseorang yang lebih mandiri dan tak lagi manja.. mereka yang mampu membuatku berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk pertama kali.. yang membuatku merasakan segarnya air yang diminum langsung dari alam, yang membuatku merasakan seperti apa rasa segar buah dari pedalaman hutan Kalimantan.. mungkin bagi sebagian orang, ini adalah hal biasa, tapi bagiku Vita Virgawati si anak “manja” ini adalah salah satu pencapaian besarku.. yang akhirnya mampu menepis keraguan orang-orang di sekitarku.. aku mampu dengan semua yang mereka ragukan..

       Aku yakin bahwa Tuhan akan memampukan kita diluar ekspektasi diri kita selama ini.. tetap tulus, ikhlas, berniat baik, dan selalu bersyukur, mungkin hanya itu kesimpulannya.. Tuhan mencukupkan kebutuhan kita..

Niat saya tidak muluk-muluk untuk meraka.. cukup menjadi teman dan belajar bersama mereka.. membantu merka belajar apa yang mereka ingin pelajari..
Saya hanya seorang pemimpi.. yang ingin bertemu dengan pemimpi-pemimpi baru..
Yang ceritanya mewangi seperti musk-musk putih..
Bertabur bersama goresan pena-pena..
Yang bersenandung bersama muse-muse dunia..
Salam dari saya seorang Pemimpi..
Salam MBMI..
Dari kami untuk INDONESIA..
Terimakasih kepada Allah S.WT, Orangtua dan sahabat-sahabat saya..
Untuk Ayom Estu Royani, yang menjadi partner dalam cerita terindah saya selama melalui hidup di Kalimantan.. dan untuk semua Landakers semangat guys!!!

Tentang Kami

SM-3T V UNNES
Kab. Landak, Kalimantan Barat

SM-3T singkatan dari Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. SM3T adalah program pemerataan pendidikan pemerintah. Kami putra-putri Universitas Negeri Semarang mengabdikan diri untuk SM-3T Kelima di Kab. Landak, Kalimantan Barat.

0 komentar: