Oleh : Mia Fitri Ariandarini
22 Desember 2015
Terdepan,Terluar dan Tertinggal mungkin menjadi hal 'istimewa' bagi ku.
Ya, Tanah Gamang. Tanah negeriku yang menurutku terletak di bagian 'Tertinggal'. terletak di tengah hutan, hanya ada 30 KK, Tanpa ada listrik, dengan jalan yang hmm... Istimewa
Ya, Tanah Gamang. Tanah negeriku yang menurutku terletak di bagian 'Tertinggal'. terletak di tengah hutan, hanya ada 30 KK, Tanpa ada listrik, dengan jalan yang hmm... Istimewa
.
Namanya Titin, lengkapnya Magereta Titin. Siswa kelas 3. Ia bukan siswa
yang selalu mendapat peringkat pertama, bahkan membaca masih harus
mengeja dan berhitung saja masih agak kaku.
Namun, gadis kecil ini tak pantang menyerah. Ia rajin berangkat sekolah, meski kadang ketika ditanya saat pembelajaran ia kebingungan sambil tersenyum.
Namun, gadis kecil ini tak pantang menyerah. Ia rajin berangkat sekolah, meski kadang ketika ditanya saat pembelajaran ia kebingungan sambil tersenyum.
Ada kebiasaan baru sejak kami datang. Belajar
dirumah meski seadanya tempat dan fasilitas, belajar malam meski tanpa
listrik. Dan, kebiasaan baru dikelas, berhitung saat pulang sekolah!
Awalnya sulit untuk membiasakan, tak terkecuali Titin.
Awalnya sulit untuk membiasakan, tak terkecuali Titin.
Kami punya aturan dalam berhitung yaitu, semua siswa harus benar-benar
menghitung, jika sudah ada 3 anak menjawab namun jawaban salah maka soal
harus di ganti, siswa yang benar menjawab boleh langsung pulang. Bagi
Titin yang masih agak lama menghitung adalah hal sulit. Ia kerap pulang
akhir, tak jarang aku membiarkan pulang tanpa menjawab karena kasihan
menjadi yang terakhir.
Namun, ada hal istimewa saat itu... Ya, saat
berhitung. ketika aku bertanya hasil dari perkalian 7x8. Lama aku
menunggu jawaban, dan akhirnya ada satu siswa di bangku pojok yang
mengangkat tangan. Ya! Titin mengangkat tangan untuk pertama kali... Dan
jawabannya adalah benar 56

0 komentar:
Posting Komentar