Oleh : Indira safitri
16 Desember 2015
Menjadi guru SM3T memberikan banyak pengalaman berharga bagi saya ketika
harus ditempatkan di wilayah 3T dengan segala keterbatasan fasilitas
hidup yang biasa saya nikmati di kota. Dusun penempatan saya yaitu Dusun
Batu Baru Desa Nyari Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak Kalimantan
Barat, letaknya jauh dari pusat kota kabupaten Landak (Ngabang),
melewati Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau yang merupakan daerah
perbatasan Malaysia. Saya dan beberapa rekan-rekan yang ditempatkan
di kecamatan Air Besar ini, biasanya menuju desa penempatan menaiki
strada yang dicampur dengan barang-barang sembako, gas, sahang (lada)
ditambah dengan sensasi jalan yang terjal, berbatu dan berlumpur serta
terdiri dari bukit yang berkelok-kelok, tapi lebih mengasyikan
dibandingkan naik roller coaster loh haha. Di dusun penempatan saya
belum ada aliran listrik dari PLN, tapi beberapa rumah sudah menggunakan
genset untuk menghidupkan lampu dan barang elektronik seperti TV,
selain itu di dusun ini juga belum terjangkau sinyal, saya dan beberapa
rekan-rekan harus menaiki bukit yang terjal dengan sudut kemiringan 45
Derajat, biasa kami sebut bukit sinyal. Pernah sekali kami hendak
menelpon saudara di Jawa, tiba-tiba hujan deras, sedangkan saat itu kami
masih berada di atas bukit, lalu kami segera bergegas sambil berlari,
ketika hampir sampai di bawah kami terpeleset, sambil tertawa saya
berkata “mba akhire dewe ngalami sing koyo ngene iki yo?”(mba, akhirnya
kita mengalami yang kaya beginian yaa)hahahah. Begitulah sekilas
pengalaman saya, meskipun tanpa sinyal yang dekat semakin dekat, yang
jauhh?yaudah emang udah jauh kali yaaaa haha
0 komentar:
Posting Komentar