Oleh : Dian Wijayanti
21 Desember 2015
Saya seorang guru Penjaskes
SM3T UNNES angkatan V walaupun di lapangan saya menjadi guru kelas IV di
SDN 05 NYARI Air besar Kab. Landak. Tantangan bagi saya yang selalu
mengajar di lapangan tapi di sini saya harus berinteraksi dengan mereka
di dalam kelas dan harus mengajarkan mata pelajaran yang berbeda di
luar jurusan saya sebagai lulusan sarjana olahraga.
Di salah satu penempatan yang terjauh di Kab. Landak ini membuat segala info tentang teknologi alat sehari-hari menjadi terbatas.
Suatu hari saya harus mengajarkan mata pelajaran B. Indonesia tentang cara penggunaan alat.
Saya memilih streples sebagai contoh. Tapi sangat mengejutkan ketik
saya bertanya ''apa ada yang tahu streples itu apa'' satupun mereka
tidak tahu apa, dan bagaimana cara menggunakannya.
Pelan-pelan
mengajarkan bagaimana cara penggunaannya, pengenalan pertama GAGAL
mereka hanya melongo dan terkesima melihat streples.
Penjelasan kedua GAGAL kali ini mereka malah berdesak desakan di depan Saya untuk melihat apa itu streples.
Putar otaklah saya, akhirnya saya meminta anak-anak duduk dan saya
menjelaskan satu persatu kepada 21 siswa secara bergiliran sampai suara
saya akhirnya serak karena terlalu banyak menjelaskan apa itu streples.

0 komentar:
Posting Komentar