Oleh: Fadlul Muna
24 Februari 2016
Lima hari yang lalu aku dan Nia Mawardi
kembali berkeliling kampung Temahar. Sebelumnya aku keliling kampung
karena hari raya natal. Kemarin aku dan rombongan pun mengunjungi
beberapa rumah warga. Rombongan yang bersamaku adalah kawan guru SDN
Temahar. Namun kali ini tak banyak rumah yang kukunjungi. Kalau tak
salah sih hanya 23 rumah kumasuki.
Memangnya kenapa kok aku pergi berkeliling lagi? Tanggal 20 Februari
2016 disepakati sebagai tahun baru padi. Tradisi masyarakat dayak yang
ada di Temahar saat tahun baru padi adalah mengunjungi rumah-rumah
tetangga dan makan nasi baru.
Tahun baru padi ditentukan
berdasarkan bulan pertama padi dipanen. Penentuan tahun baru ini tak
menunggu sampai semua warga memanen padinya. Kalau sudah ada petani yang
memanen, ya berarti sudah bisa dikatakan masuk tahun baru. Berbeda
dengan acara 'naik dango' yang akan diadakan pada bulan lima nanti. Saat
naik dangau justru tak ada petani yang memanen padi lagi.
Ada apa di tahun baru padi?
Ada tradisi beremah. Beremah itu kegiatan masyarakat untuk mengucap syukur atas panen padi. Beremah dilakukan secara terpusat di rumah ketua tani.
Ada tradisi beremah. Beremah itu kegiatan masyarakat untuk mengucap syukur atas panen padi. Beremah dilakukan secara terpusat di rumah ketua tani.
Satu lagi yang harus dilakukan saat tahun baru, yakni
makan beras baru. Beberapa tetangga yang sudah memanen padinya biasa
menyediakan nasi baru dan tamu yang datang tak boleh menolak tawaran
makan. Karena volume perutku sudah tak muat menampung nasi sebab kesana
kemari makan kue, cukup jopes alias nyicip saja. grin emoticon
Ada beberapa kue yang wajib ada saat tahun baru, di antaranya
powe/pulut/ketan, kue keranjang, pekicot, dan tumpi. Kalau membicarakan
soal kue, aku jadi teringat kue-kue khas jawa. Lepet, bugis, nogosari,
kuro, jenang, dan makanan lainnya yang sudah lama tak kukecap rupanya
kukangeni juga. Padahal biasanya kalo di rumah ada, tak kumakan karena
aku tak terlalu suka. Ada untungnya pula jauh dari rumah, kita akan
memahami dan mengerti berharganya sesuatu di sekitar kita.
Bagaimana tradisi musim panen padi di tempat kalian?

0 komentar:
Posting Komentar