Oleh : Mia Fitri Ariandarini
28 Februari 2016
Cerita ini saat awal-awal
dipenempatan. Kaget karena banyak babi dimana-mana (maklum di jawa sama
sekali tak pernah lihat) termasuk di lingkungan sekolah yang menjadikan
halaman sekolah mejadi kotor termasuk kolong rumah sekolah (bangunan
berbentuk panggung). Tak jarang saat pembelajaran terdengar suara-suara
(agak) berisik, bahkan sering kali mencium aroma tak sedap uang bikin
agak mual dan pusing.
Nah, kondisi ini sepertinya tidak boleh dibiarkan terus menerus, jadi kami memutuskan untuk mengajak anak-anak untuk bersih-bersih lingkungan sekolah setiap hari sabtu.
Bersih-bersih? Hal biasa memang. Namun disini kesadaran anak-anak untuk membudayakaan hidup bersih masih kurang. Jadi agenda bersih-bersih lingkungan sekolah ditujukan pada siswa agar mereka sadar akan kebersihan dan kerpian lingkungan sekolah.
Nah, kondisi ini sepertinya tidak boleh dibiarkan terus menerus, jadi kami memutuskan untuk mengajak anak-anak untuk bersih-bersih lingkungan sekolah setiap hari sabtu.
Bersih-bersih? Hal biasa memang. Namun disini kesadaran anak-anak untuk membudayakaan hidup bersih masih kurang. Jadi agenda bersih-bersih lingkungan sekolah ditujukan pada siswa agar mereka sadar akan kebersihan dan kerpian lingkungan sekolah.

0 komentar:
Posting Komentar